Sabtu, 04 April 2009

Dia

Dari : aku
Puisi ini adalah aku
aku dengan segala canda dan tangisku
semua kupendam dan kubagi di sini
kertas ini adalah sebuah saksi tentangku
tentang perjuanganku yang terus menunggunya
menanti seseorang yang kini menjauh dariku
seorang yang sosoknyapun hanya bagai bayangan di depan ku
aku bagaikan berjalan di atas misteri kejam nya cinta
menjalankan hidup tanpa mau menjalankan
dan mencari untuk sesuatu yang tak nyata
aku merasa kurang dan sendiri
ada yang hilang
entah apa pun ku tak tahu
aku berteriak untuk dunia
untuk apa aku hidup
hidup tak pasti seperti ini
percuma
aku berpikir namun tak menggapai
ingin ku raih namun tak kuasa aku
aku hanya terdiam di tengah ini
aku haus akan cintanya
aku rindu peluk dan cium nya
aku menyesal membuang nya
mengapa telat sekarang baru ku sadari
ternyata dulu ia begitu mencitaiku
ingin rasanya memutar waktu
namun mustahiL bagiku
ia sudah berpaling
dengan seseorang yg akan kubenci
apa yang harus kulakan
aku akan mencarinya jawab sunyiku
apa pun akan kulakukan untuk nya
aku akan
menunggu
menunggu
dan menunggu
aku ingin
aku akan
aku sangat
mencintainya
mudah mudahan
aku pun tak memiliki kepastian
hanya berharap akan mendapatkan kembali
DIA
untuk : DIA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar